one heart one dream

Click this PHOTO to see the ANIMATION LOL

Doa untuk Orangtua, Kerabat, dan Sahabat kita

[Master Hsing Yun]

.

Oh, Buddha Maha Pengasih!

Ada ungkapan,

“Pepohonan mendambakan keheningan

Namun angin kencang tidak kunjung berakhir;

Anak-anak ingin berbakti kepada orangtua,

Namun orangtua mereka sudah tidak ada lagi.”

Dari anggota-anggota sepuh keluargaku, beberapa telah meninggalkan dunia ini,

Beberapa masih sangat sehat; Namun, kami merasa malu dan menyesal

Karena kami belum memberikan pengabdian

dan dukungan yang cukup, atau pun membalas budi mereka.

.

Oh, Buddha Maha Pengasih!

Sejak kami lahir dari kandungan,

Orangtua kami telah membesarkan dan mendidik kami,

Kerabat telah menyokong kami;

Kami telah menerima begitu banyak dari mereka

Tapi jarang sekali kami membalas kebaikan mereka.

Ketika kami menangis, mereka member kami sukacita;

Ketika kami kecewa, mereka memberi kami dorongan semangat;

Dalam setiap kebutuhan dalam hidup, mereka memberikan kami bekal;

Melalui berbagai kesukaran dan kegagalan,

Mereka memberi kami penghiburan.

Mereka telah memberikan kami begitu banyak ungkapan kasih sayang.

Mereka telah memberikan kami begitu banyak kelembutan dan perhatian

Akan tetapi kami hampir tidak pernah membalas budi mereka.

.

Terutama orangtua kami,

Telah mengajari dan menegur kami dengan kesabaran,

Telah membesarkan kami melalui banyak kesukaran.

Bahkan burung gagak dan domba tahu bagaimana membalas budi kepada orangtua mereka;

Apakah kita tidak sebaik makhluk-makhluk ini

Dalam menunjukkan bakti kepada orangtua kita?

.

Oh, Buddha!

Engkau pernah mengusung peti mati bagi ayahanda-Mu,

Engkau juga pernah menempuh perjalanan jauh demi mengajar Dharma kepada ibunda-Mu.

Sebagai siswa-Mu,

Kami menyesal tidak mengikuti ajaran

Dan bimbingan-Mu selama ini.

Mohon berikanlah kami keyakinan dan kekuatan;

Kami ingin memberikan penghormatan kepada leluhur kami yang telah meninggal,

Kami ingin membimbing kerabat kami yang masih hidup;

Mohon berkahi dan lindungilah orangtua dan kerabat kami;

Semoga mereka menikmati kebahagiaan, umur panjang,

Kesehatan, dan kehidupan yang damai,

.

Semoga mereka aman dan tenteram.

Jika kami memiliki jasa kebajikan, kami ingin membagikannya kepada mereka;

Jika kami memiliki harta, kami juga ingin mereka pun bebas dari kesusahan.

Buddha, kami berdoa kepada-Mu:

Izinkan kami mempersembahkan balas budi

Kepada kerabat kami dalam kehidupan ini;

Izinkanlah rasa terima kasih tulus dalam hati kami

Mendapat restu dari para sesepuh kami.

.

Oh, Buddha Maha Pengasih!

Orang-orang luhur zaman dahulu begitu tahu berterima kasih

Hingga mereka membalas budi atas tetesan air dengan semburan air mata;

Semua yang kami miliki di dunia ini

Datang dari orangtua, kerabat, dan sahabat kami.

Karena itu, kami semakin berdoa kepada-Mu;

Izinkanlah kami untuk mampu memikul beban orangtua dan guru kami;

Izinkanlah kami mampu menanggung penderitaan

Dari sanak keluarga dekat dan menjadi sahabat bagi mereka.

.

Oh, Buddha Maha Pengasih!
Mohon kabulkanlah ketulusan nan rendah hati siswa-Mu!
Oh, Buddha Maha Pengasih!
Mohon kabulkanlah ketulusan nan rendah hati siswa-Mu!

.

_/|\_

Advertisements