MEDITATION

Saya semakin mengerti, kenapa sebagian orang memilih untuk membisu. Menjadi diam karena pada kenyataannya tidak semua hal bisa diceritakan dengan gamblang ke semua telinga pendengar di luar sana. Saya juga semakin mengerti, kenapa sebagian orang hanya menjadi pasrah karena mereka tidak bisa mengontrol apa yang diperbincangkan oleh orang-orang di luar sana. Menceritakan berbagai hal yang belum tentu dimengerti sepenuhnya sesuai kenyataan yang ada. Dan, saya semakin mengerti, kenapa sebagian orang hanya menjalani hidup dengan apa adanya, tanpa menghiraukan apapun perkataan orang, dengan bermodalkan sebuah keyakinan dan harapan yang lebih baik di masa depan.

.

Setiap orang punya cerita hidup mereka sendiri. Kita tidak akan pernah tahu cerita lengkap kehidupan seseorang, tanpa merasakannya langsung, tanpa berada di posisi tersebut, menyaksikan dan mencicipi pengalaman yang dialami dirinya. Mungkin, suatu saat kita bisa mencap seseorang dengan sebuah persepsi, tanpa tahu itu benar atau salah, tanpa tahu itu layak atau tidak, maupun tanpa tahu itu bijak ataupun bukan. Saya bersyukur, beberapa pengalaman sederhana, yang mengenakkan ataupun tidak, membuat saya semakin mengerti bagaimana suatu persepsi ditempatkan di beberapa situasi.

.

Saya mungkin masih jauh dari bijaksana, karena proses pembelajaran tidak memiliki ujung yang tak berkelanjutan. Saya semakin belajar untuk berhati-hati dalam menetapkan sebuah persepsi secara mutlak terhadap seseorang. Saya masih memiliki kehidupan yang harus saya arungi, berbagai ujian dan tantangan hidup yang harus saya lewati, serta kedua orangtua dan keluarga yang harus saya jalani bersama. Masih banyak masalah, masih banyak kendala, namun kenapa saya masih harus menambah masalah tersebut di kehidupan orang lain? Sudahlah, ini saja sudah cukup! Jangan menambahnya lagi! Setiap orang layak menjalani kehidupannya sendiri. Relakanlah, ikhlaskanlah, dan doakanlah bahwa semuanya akan berjalan dengan ikatan jodoh yang baik, rasa syukur yang ikhlas, dan rasa bahagia yang abadi.

.

Relakanlah ~

Ikhlaskanlah ~

Doakanlah ~

Advertisements