Terkadang memilih di antara 2 pilihan yang penting itu sungguh sesuatu. Ingin mengikuti kata hati juga kadang sulit karena orang tidak tahu apa isi hati yang sedang saya pikirkan, namun mau mengikuti kehendak orang juga melawan kehendak diri sendiri. Terkadang mau diam tapi tidak tahan, terkadang mau mengeluarkan semua namun tidak ada yang bisa mengerti malah memandangnya secara negatif. Yang bisa saya lakukan sekarang adalah terus mengikuti kata hati namun tidak bisa selamanya tinggal diam. Berjuang sampai batas kewajaran dan diam jika telah melewati batas. Menghela napas terkadang suatu hal yang sangat lega untuk dilakukan ketika situasi sedang begitunya. Saya yakin, semua hal di dunia ini penting, tergantung mana yang akan dijadikan prioritas terlebih dahulu. Saya menyadari bahwa apa yang menurut kita paling diprioritaskan, belum tentu bagi orang tersebut juga sama. Terkadang perasaan yang berbeda itulah yang membuat suatu perselisihan batin. Saya selalu mengibaratkan memilih 2 pilihan yang sulit itu seperti memilih salah satu diantara istri dan ibu yang satu berada di ujung dan satu lagi berada di ujung lainnya, mereka sedang tenggelam, dan saya ditengah untuk memilih mana yang harus diselamatkan. Perasaan seperti ilustrasi tersebut kadang-kadang sungguh sesuatu di batin ini. Anyway, mau selamatkan yang mana, mama tenggelam di sebelah kanan, istri tenggelam di sebelah kiri, ATAU gadget tenggelam di depan? HaHa

Advertisements