Saya masih ingat sebuah kesimpulan dari sebuah artikel yang saya baca dari situs Ciputra Entrepeneurship. Kesimpulan tersebut mengenai persepsi yang salah tentang seorang wirausaha. Jangan anggap seorang wirausaha itu ternyata lebih santai dan bisa mengatur waktunya sendiri dibandingkan pegawai yang bekerja 8 jam sehari. Pegawai memang memiliki waktu tetap untuk bekerja yang telah ditetapkan oleh atasan, namun wirausaha memiliki waktu yang tidak tetap dan malah bisa melewati batas kewajaran dalam bekerja karena waktu kerja seorang wirausaha justru ditentukan oleh konsumen yang tidak tetap permintaan, baik kuantitas maupun waktu.

Pengalaman tsb pernah saya rasakan (sampai saat ini juga) tentang usaha kartu 3D Pop-up yang saya jalani sekitar 5 bulan yang lalu. Dengan menyediakan sebuah kartu handmade untuk sebuah event tertentu (seperti Valentine’s Day dan Mother’s Day), saya dihadapkan suatu kondisi dimana saya harus menghabiskan waktu seharian untuk membuat kartu tsb karena permintaan konsumen yang tidak tetap jumlah dan waktunya. Tiba-tiba pesanan bertambah dan kemampuan saya mengatasi pesanan sempat tidak seimbang sehingga kewalahan. Sangat kewalahan. Dari bangun pagi hingga sebelum tidur, saya terus-terusan mengerjakan handmade yang terkejar deadline event dan akhirnya semuanya bisa terlewati. Bantuan jasa dari keluarga juga terpaksa diluncurkan karena takut tidak sanggup menyelesaikannya. Sebuah pemikiran yang muncul setelah event tersebut lewat dan pesanan telah siap dikirimkan: “Akhirnya selesai juga. Kapok juga karena saya sendiri yang mau menyediakan jasa handmade kartu dan saya sendiri yang malah kewalahan mengatasi semua pesanan. Gak ada yang pesan juga pusing, banyak yang pesan juga pusing. Tapi puas juga karena saya bisa mengatasi tantangan yang saya buat sendiri dan feedback dari konsumen juga tidak mengecewakan.”

Jadi, bagusan mana, usaha sepi tapi santai dan bingung, atau usaha ramai tapi super sibuk dan bingung juga gimana atasinya? HaHa. Dua keadaan yang kontras perbedaan tapi feeling dan pengalaman yang didapatkan tentu berbeda. Mana lebih bagus ya coba sendiri aja, yang penting tetap semangat untuk berjuang dan belajar!

Yeah!

enterpreneur info77 david wijaya enterpreneurship

Advertisements