Kabar buruk dari membaca memang sangat kontroversial. Saya tidak tahu apa yang dialami oleh orang di luar sana, yang mungkin saja berpikiran sama tentang maha dahsyat-nya manfaat membaca buku namun “tercengang” saat teori tsb telah dipraktekkan langsung; baik di rumah, di sekolah, maupun di mana saja.

 .

Oke. Stop! Saya rasa kabar buruk dari membaca buku sudah cukup saya utarakan. Jika tidak, kita semua akan semakin membenci apa yang namanya BUKU. Dan saya akan cukup berdosa jika gara-gara tulisan ini, tingkat membaca buku di dunia semakin menurun. Mungkin tidak seheboh apa yang kita namakan kalimat hiperbola. Loh?!

 .

Nah, beberapa juta tahun yang lalu, ketika masih di masa SMA dan tamat sekolah, saya memang benar-benar sangat tidak suka alias tidak demen alias benci total dengan namanya buku. Kita mungkin sama! Namun, ada yang aneh. Saya tetap saja membaca buku, setidaknya membuka beberapa lembar dari buku yang mencuri pandangan saya saat “terpaksa” masuk di toko buku. Beberapa buku memang terkadang memberikan informasi yang baru, namun tetap mayoritas tidak pernah menyentuh hati saya untuk terus membaca atau kata to-the-point-nya BELI BUKU.

 .

Pernah, saya membeli buku tentang blogger yang membahas bagaimana membuat blog. Alasannya dulu saya tertarik untuk membuat blog pribadi dan blog kelas saya. Sekarang blog kelas saya tinggal kenangan dan blog pribadi info77 inilah yang tersisa. Setelah dipikir-pikir, buku yang saya beli tsb “bisa saja secara tidak langsung” telah membantu dan memberikan saya sebuah pandangan baru tentang dunia blog. Alhasil, saya cukup sensitif dan kritis saat me-manage blog info77 ini baik dari segi tulisan, ukuran font, tata letak, konten, kategori tulisan, dsb. Saya bisa menghabiskan cukup banyak waktu untuk manage hal tsb. But, I love to do that (:

 .

Mmm.. Saya masih ragu apakah kejadian tsb memang memberikan saya segelintir manfaat atau hanya perasaan saya saja tentang manfaat membaca buku. Okee. Saya kategorikan kejadian tsb merupakan kabar “setengah baik” dari membaca buku.

 .

To be continued (:

Advertisements