Beberapa panitia BLIA YAD Indonesia mengikuti seminar Life & Ch’an di Taiwan selama beberapa minggu ke depan. Saya tidak bisa ikut. Cukup sedih sebenarnya. Galau! HaHa. Tapi inilah jalan terbaik. Saya harus mempersiapkan skripsi saya dan tanggung jawab lainnya. Salah satunya, saya akan menggantikan Efenly mengajar di SIA pada beberapa mata pelajaran, seperti Mate, Mathematics, Bahasa, English, dan Science. Ini pengalaman pertama walaupun sebelumnya saya sudah pernah terjun di dunia pendidikan sebagai guru les. Mengapa pengalaman pertama?

Total murid kelas saya ada 6 orang dimana 4 orang dari kelas 5 SD dan 2 orang dari kelas 4 SD. Sebenarnya tidak susah mengajar mereka, namun tantangannya adalah mengajar dengan bahasa Inggris. Itulah pengalaman pertama-nya! HaHa. Cukup kaku memang karena tidak terbiasa dengan hal tsb.

Melalui blog info77 ini, saya akan coba mendokumentasikan perjalanan saya selama mengajar sebagai guru SIA. Melihat karakter murid saya yang unik, saya akan coba beberapa eksperimen dalam mengajar. Berhasil atau tidak, kita akan lihat hasilnya hari demi hari. Yeah!

Hari #1 berjalan dengan mulus. Semua duduk dengan tertib, mendengarkan apa yang saya bicarakan di depan. Tentu tingkat grogi meningkat drastis di hari pertama. Saya mengawali dengan menulis di whiteboard mengenai apa yang akan dikerjakan selama 2 jam ke depan. Ini yang saya tulis.

–          Introduction (Name, Hobby, Favourite Subjects, Others)

–          Homework

–          Practice

–          Learn something new!

–          Do it FAST, Do it RIGHT, Do it TIDY

.

Hanya sebuah perkenalan singkat, dilanjutkan pengerjaan tugas dan latihan. Semua bertanya-tanya apa yang akan dipelajari pada sesi “Learn something new!”. Saya sempat berbagi salah satu trik mengenai perkalian matematika yaitu perkalian angka yang sama berakhiran 5 seperti 25 x 25, 565 x 565, dst. Yah, mereka sangat antusias dengan hal baru. Saya pun akhirnya membawakan inti dari “Learn something new!” yaitu belajar menggambar. Loh?! Memang di luar pengajaran saya seharusnya, namun berhubung saya senang menggambar, maka saya jadikan sesi ini sebagai motivasi buat mereka agar mengerjakan “Homework” dan “Practice” mereka dengan lebih cepat.

Ternyata ini berhasil. Mereka mengerjakan dengan tepat waktu (walaupun tidak begitu cepat) namun mereka nampaknya tidak sabar. Akhirnya, sesi menggambar pun dimulai. Saya menggambarkan 3 wajah dasar berbentuk setengah lingkaran, kemudian menghiasnya dengan 3 ekpresi berbeda. Mereka sempat tertawa dengan ekspresi lucu yang saya buat. Lalu, mereka pun mencobanya sendiri dan penilaian pun dimulai. Saya akan selalu memberikan nilai di atas 90 atas hasil kreasi mereka walaupun gambar mereka hancur sekali. Saya punya alasan kenapa.

Ternyata apa yang saya terapkan dengan pemberian nilai di atas 90, mereka merasa sangat senang sampai meloncat memegang hasil karyanya, mengucapkan nilainya kepada yang lain. Sebenarnya, saya tidak ingin semata-mata nilai rendah menghambat semangat mereka. Saya pernah membaca tulisan di buku “Cacing dan Kotoran Kesayangannya” dimana penamaan Kelas A dan Kelas B dapat mempengaruhi psikologi para murid.

.

Walaupun ada 2 murid yang memiliki kecerdasan yang sama, keluarga yang sama, dan teman yang sama, namun saat mereka dipisahkan antara kelas A dan kelas B, maka mereka akan berbeda. Murid kelas B tidak bisa semaju murid kelas A karena hanya pengaruh A dan B dimana sebuah huruf A lebih baik dibandingkan B.

Nilai yang mereka kumpulkan, akan saya akumulasikan dan dibagi rata. Bagi siapa yang mendapatkan nilai tertinggi, akan saya berikan hadiah di akhir pertemuan. Satu murid kelas 5 dengan polosnya berkata, “Sir, is the gift an eraser?”. HaHa. Pastinya bukan. Hadiah juga sudah saya siapkan, tinggal tunggu hari-H saja membagikan hadiah tsb kepada mereka semua.

Yah, hari #1 merupakan awal yang membahagiakan bagi saya untuk melanjutkan hari #2. Ternyata, tidak selamanya cara bahagia yang saya terapkan di hari #1 ini bisa memberikan dampak yang positif di hari #2. Jauh dari perkiraan saya. Tidakkk! HaHa

To be continued (:

Advertisements