Hari ini, mulai dari pagi sampai malam, semua perjalanan keseharian saya diisi dengan berbagai macam kegiatan. Pagi harinya, beberapa panitia dan member meluangkan waktu mereka untuk bersama latihan untuk pertunjukkan spesial di hari Minggu nanti pada tanggal 25 Maret 2012. Sedikit [bocoran] nih bahwa ini merupakan sebuah parodi (drama singkat) mengenai kehidupan remaja yang dinamakan “Diantara Keraguan dan Kesadaran”. HaHa.

.

Latihan kali ini menyita waktu yang cukup panjang yaitu sekitar 4 jam dengan beberapa kali latihan dengan menggunakan Sound System alias narator. Latihan kali ini sangat “ngakak” dan mengocok perut banget karena pribadi masing-masing pemeran memiliki keunikan dan keberanian yang ditonjolkan. Kita sempat kecapekan, tapi capeknya itu karena ketawa terus. Wakakakaka… Sangat ngakak banget deh pokoknya. HaHa. Aku hanya gak bisa bayangkan pas hari-H nanti hasilnya bakal seperti apa, apakah makin hambar atau makin ngakak. HoHo. Cuma kekurangan untuk latihan kali ini adalah saya tidak menyiapkan script untuk mereka dan konsep latihannya langsung “impromptu” alias langsung maenkan! HaHa

.

Berikutnya, yaitu latihan Acapella dari siang hingga sore, plus latihan FaQi. No comment for Acapella deh karena yah kita sedang menuju masa persiapan 100% untuk Wishing Candle nanti. Cukup deg-degan sebenarnya karena kali ini jumlah penonton lebih banyak dari biasanya dan beberapa personil Acapella Rangers juga akan merasakan pengalaman pertama yang bakal sangat menantang. HaHa. Then FaQi yah pertama kalinya saya di bagian [Ling Gu] dan semoga bisa berjalan lancar hari Minggu nanti.

.

Nah, berikutnya adalah program BLIA YAD Indonesia yaitu “Mengembangkan Bakat Komunikasi” untuk persiapan MC Sunday Legion. Hal yang menarik dari program ini adalah mereka yang ingin belajar mengasah kemampuan diri mereka di bagian komunikasi alias MC merupakan member YAD yang aktif dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. Hari ini (tepatnya sore jam 5:00-6:30) merupakan pertama kalinya program ini dijalankan. Program ini juga baru dan merupakan inisiatif saya untuk menjalankan program ini agar persiapan MC Sunday Legion lebih mantap lagi. Awalnya cukup grogi membawakan program ini dan penuh kebimbangan “Apakah bisa gak yah? Malah nanti tidak menarik dan membosankan pula!” karena (jujur saja) saya sendiri juga “masih belajar” mengembangkan bakat komunikasi saya. Saya hanya berharap mereka (dan juga saya sendiri) bisa saling belajar dan saling memotivasi satu sama lain agar lebih baik lagi dalam hal komunikasi. Memanfaatkan momen ini untuk saling mengasah diri antar sesama. HoHo.

.

Beberapa materi ataupun kesimpulan yang dapat kita petik untuk pertemuan pertama ini adalah:

  1. Semua orang mempunyai bakat komunikasi, tinggal bagaimana kita mengembangkan hal tersebut saja
  2. Mulai sekarang (seiring berjalannya program ini) maka kita sudah harus mulai memperhatikan beberapa poin penting dalam komunikasi, yaitu [Lingkungan], [Sadar], dan [Mendengar]

.

[Lingkungan] berarti saat ini juga, kita sudah mulai ‘sensitif’ dengan lingkungan kita dimana kita mulai membina dan menjalin komunikasi antar sesama di lingkungan sekitar kita. Apakah kita diam saat berjumpa dengan orang? Apakah kita hanya menunggu membangun komunikasi sampai orang yang memulai duluan komunikasi tsb? Apakah kita yang memulai membangun komunikasi tsb? Kira-kira begitulah tingkat “sensitivitas” yang harus mulai diperhatikan SAAT INI JUGA!

.

[Sadar] dimana kita kadang bisa lupa dan tidak menyadari “Eh, tadi saya ngomong apa yah?” “Pas saya ngomong itu, mata saya lihat mana yah tadi? Tangan saya? Cara pembawaan saya gimana yah? Body language saya cemana yah?” dan sebagainya. So, sadar dengan apa yang terjadi saat kita berbicara. HoHo.

.

[Mendengar] merupakan teknik yang perlu diperhatikan karena mendengar juga merupakan suatu bentuk komunikasi tak langsung. Melakukan komunikasi yang baik juga dimulai dari proses mendengar yang baik pula. Saat kita berbicara dengan orang, maka tatapan mata kita, respon kita, dan cara mendengar kita harus benar-benar seperti orang yang sedang mendengar dan memperhatikan orang berbicara. Berbicara yang baik dimulai dari proses mendengar yang baik pula (:

.

Sebenarnya banyak poin dalam komunikasi yang penting untuk diperhatikan. Namun dalam pertemuan 90 menit (1,5 jam) tadi, kita membahas sampai 3 poin tsb dulu. “Action & Reaction” suatu challenge yang menjadi tantangan yang mungkin tidak disadari saat komunikasi berlangsung, yaitu:

  1. Siapa yang saat berbicara itu hanya lihat kertas saja?
  2. Siapa yang saat berbicara itu kebanyakan lihat kertas tapi kadang lihat hal lain?
  3. Siapa yang saat berbicara itu jarang lihat kertas tapi sering lihat hal lain?
  4. Siapa yang saat berbicara itu lihat kertas sekali saja sudah tidak lihat kertas lagi?
  5. Siapa yang saat berbicara itu melihat mata atau orang secara langsung?
  6. Siapa yang saat berbicara itu tidak melihat mata atau orang secara langsung tapi hal lain?
  7. Siapa yang pas orang berbicara, kamu mendengar sambil melihat orang tersebut?
  8. Siapa yang pas orang berbicara, kamu mendengar kadang melihat dia kadang tidak?
  9. Siapa yang pas orang berbicara, kamu mendengar dan tidak melihat dia sama sekali?

.

Satu hal yang sempat saya tekankan adalah seseorang yang pandai berbicara itu merupakan pribadi yang mampu menulis dengan baik sedangkan seseorang yang pandai menulis belum tentu mampu berbicara dengan baik dan lancar. Nah, di sini kita semua harus selalu “standby” dengan membawa kertas dan pen untuk mencatat dan mencatat agar kemampuan menulis kita dapat melatiha kosa kata kita dalam berbicara. HoHo.

.

Praktek yang sempat kita lakukan adalah:

  1. Menuliskan apa saja “karakter” MC yang diinginkan masing-masing
  2. Menuliskan apa saja kelebihan dan kekurangan yang bakal terjadi jika seandainya kamu disuruh maju ke depan dan berbicara di depan orang banyak selama sekitar 5-10 menit
  3. Menuliskan bahan/topik yang akan dibawakan seandainya kamu menjadi MC
  4. Mempraktekkan langsung komunikasi secara “spontan” dalam waktu 5 menit setelah proses (1) sampai (3) terselesaikan

.

Yah, begitulah kira-kira materi dan kesimpulan yang bisa saya bagikan dan ceritakan di hari liburan Jumat saya yang menyenangkan dan berkesan, terutama program “Mengembangkan Bakat Komunikasi” yang merupakan pengalaman pertama dalam membawakan program tersebut. Pastinya, program ini juga lebih menekankan pada praktek di lapangan (keseharian) ketimbang setiap pertemuan yang hanya 1x seminggu. PR atau challenge tetap akan saya berikan ke mereka setiap minggu sehingga ini akan mendorong masing-masing pribadi untuk lebih mengasah “lagi” kemampuan komunikasi mereka. Yeah! Jiayou guys! Good luck and let’s learn together in developing our communication skill (:

.

[Tantangan pertama] yang saya berikan adalah mencari seorang tokoh MC yang mereka kagumi  atau yang dapat memberikan mereka motivasi dan inspirasi dalam berkomunikasi. MC tsb merupakan seorang sosok yang berbicara di depan orang banyak (bukan di depan kamera saja) HaHa. Tantangan kedua juga sudah saya berikan. Apakah itu? Let’s see the next sharing at info77 (:

.

Oh, ya malamnya dilanjutkan dengan meeting pribadi dengan Wendy Tio mengenai Plan B acara Sunday Legion mereka. They did great for preparation, wait for your next response guys!

.

YOo!

Happy weekend, buddy!

Advertisements