Beberapa bulan yang lalu (tepatnya antara bulan November atau Desember 2011 kemarin), ada teman baik kita [panitia] dari Aplaus, yaitu saudara Darwis Taniwan yang berbagi pengetahuan alias sharing kepada kita semua [panitia] mengenai cikal bakal sebuah majalah diterbitkan.  Mulai dari sejarah sebuah Aplaus sampai tips-tips berharga yang diberikan agar majalah perdana BLIA YAD Indonesia dapat diterbitkan dengan tampilan yang menarik, mudah dibaca, dan sesuai harapan & standar bagaimana sebuah majalah yang berkualitas tentunya

.

Semuanya itu dapat sangat membantu kami [panitia] dalam menyusun halaman demi halaman sampai akhirnya tersusunlah sebuah majalah YAD secara lengkap. Saya pribadi cukup bangga karena dapat menyumbangkan kreativitas sketching saya ke dalam majalah tersebut. Semua panitia BLIA YAD Indonesia periode 2011-2013 termasuk Light ShiFu dijadikan karikatur berwarna yang lucu dan sesuai watak yang dimilikinya. Walaupun tidak mirip-mirip amet, terkadang saya bisa tersenyum sendiri melihat goresan pensil saya yang bisa membuat mereka tampak imut dan mengundang tawa XD

Selain itu, ada 2 halaman yang diikutsertakan di dalamnya, yaitu mengenai desain naga dan latar pegunungan serta langit-langit yang berisikan kumpulan-kumpulan artikel singkat mengenai Buddha Dharma dan Dharma Humanistik.

.

Nah, selesai dari sharing tersebut, saudara Darwis Taniwan pun melanjutkannya dengan suatu kegiatan singkat nan kreatif, sesuai judul artikel ini, yaitu “berimaginasi melalui alunan musik”. Kita diajak untuk menggambar sesuai imaginasi yang terlintas sesuai alunan musik yang dimainkan. Selain itu, ada beberapa syarat dimana beberapa sesi gambar harus mengandung bentuk segitiga, lingkaran, atau bentuk lain yang diinginkan.

.

Inilah hasil akhir coretan gambar saya yang dibagi menjadi 3 gambar, dimana setiap gambar digabungkan sesi 1, 2, 3, dan seterusnya sampai 6. Menurut saudara Darwis, apa yang kita gambarkan itu dapat menceritakan watak ataupun pribadi dari orang tersebut. So, let’s see (:

.

Gambar 1

Konsepnya itu sih bebas. Jadi sambil diputarkan sebuah lagu (lagu apa sudah lupa. HaHa), intinya feeling nya itu sudah terlihat. Bahagia dan senang. Andaikan saya bisa berdiri di atas awan dan berteriak, melepaskan perasaan bahagia saya kepada semua orang. Berkomunikasi dan menjalin hubungan yang baik dengan orang di sekitar saya yang juga sedang bahagia di sana. Seekor kupu-kupu membawa matahari di ekornya seperti membawa rasa damai dan hangat ke semua lingkungan yang dilaluinya. Melihat sebuah karikatur “poring” bersayap, melihat orang-orang yang sedang berusaha memanjati ranting-ranting sebuah daun ataupun pohon lollipop. HoHo

Gambar 2

Lagu yang diputar kali ini benar-benar penuh keceriaan. Menaiki sepeda beramai-ramai, menuju hari esok yang lebih cerah. Sebuah tangkai bunga pun dapat ikut merasakan kebahagiaan tersebut. Sungguh indah (:

.

Gambar 3

Gambarlah bentuk yang saya suka. Saat itu saya memilih lingkaran. Dengan lingkaran tersebut, terlintas sebuah planet bercincin yang terkandung berbagai jenis permainan yang seru, seperti roller coaster. Kemudian, sebuah kota yang padat berisikan segala aktivitas yang mengundang keceriaan.

 Gambar 4

Gambarlah bentuk yang tidak saya suka. Nah, saya memilih segitiga. Bentuk tersebut menandakan adanya jurang tajam yang tersusun di bawah. Saat itu, saya sedang menikmati penerbangan dengan pesawat sendiri. HaHa.. Tentu tidak sendiri, sambil ditemani burung-burung yang berterbangan. Jangan sampai terjatuh deh. HoHo


.

Gambar 5

Ayo, gabungkan dua bentuk yang dipakai sebelumnya. Saya pun menggabungkan bentuk tersebut dan akhirnya didapatkan sebuah gambar ice-cream yang secara abstrak memancarkan aura yang beraneka-ragam, seperti hal nya kehidupan yang berisikan beraneka-ragam momen yang berkesan di dalamnya.

Gambar 6

Gabungkan semua yang saya gambar dari nomor 1 sampai 5. Tak lain, awan tetap menjadi dasar saya menggambar. Ibaratkan imaginasi saya yang tinggi dan tak terbatas, mengharapkan sebuah kebagiaan dengan impian yang tinggi tentunya, menikmati kehidupan, dan tentu semuanya berawal dari diri kita sendiri bagaimana kita menghadapinya.

.

.

Keenam gambar ini menandakan bahwa kebahagiaan dalam setiap diri manusia itu pasti ada, dan saya semakin bersyukur dengan kehidupan ku saat ini saat saya merenungi gambar-gambar tersebut. Sangat indah dan saat itu, saya merasakan tidak adanya keterbatasan dalam diri seseorang. Bebas berkreasi. Bebas berkreativitas. Sunggu lega sekali dan tak lupa juga, rasa terima kasih atas kegiatan singkat nan kreatif ini. Terlihat simpel namun saya pribadi merasa terkesan dengan momen saat itu.

.

Yoo, let’s free your mind and bring happiness to others (:

Be creative !

Advertisements