Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Sabtu lalu tanggal 15 Oktober 2011, diadakan rapat perdana membahas perencanaan dan segala hal mengenai kepengurusan baru periode VIII yang diketuai oleh Vincent Otniel Pangabean. Dalam kepengurusan baru ini, saya ditempatkan di posisi yang cukup unik yaitu ketua Divisi Kreativitas. Walaupun divisi ini sudah pernah ada sebelumnya, namun kali ini diharapkan bisa lebih membawa BITSMIKRO ke arah yang lebih baik.

Melalui segenap wawancara pengurus baru dan diskusi dengan berbagai pihak BITSMIKRO, maka akhirnya terpilih 8 anggota divisi Kreativitas, yaitu Mety, Jiwana, Sarah, Putra Jaya, Beatrix, Erwin, Jojor Putri, dan Wenny. Saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk menjelaskan PLAN dan CONCEPT yang akan kita jalankan untuk divisi ini. Saat itu, ada wakil ketua panitia inti yang ikut monitor, yaitu Andam Sari. Melalui penyajian MIND-MAP, saya mencoba menjabarkan tanggung jawab masing-masing anggota.

Inti dari rapat kita adalah kekompakkan tim, pengorbanan, dan EQ. Masing-masing anggota mempunyai karakter yang berbeda dan tentu unik, namun kunci-nya adalah bisa bekerja sama. Saya tidak bisa memprediksi apakah mereka bisa menjalankan tanggung jawab mereka masing-masing dengan baik atau tidak, namun saya cuma berharap mereka tidak mengecewakan saya dan saya tentu optimis dengan respon mereka saat itu. Pengorbanan tentu penting dan tanpa hal itu, saya yakin seseorang tidak akan bisa bertahan dalam organisasi APAPUN!

Saya berusaha mengubah cara pandang mereka mengenai tujuan kuliah. Kuliah tidak semata-mata mencari IP yang tinggi selangit, dan semoga tidak ada sifat dan pemikiran yang buruk dimana ada perasaan antusias untuk terus mengejar nilai, nilai, dan nilai. Dari sekian banyak teman kuliah, sejauh ini saya menemukan 1 orang yang memiliki sifat “buruk” tersebut yang saya rasakan sendiri secara langsung (walaupun tidak sepenuhnya). Yah, itulah persepsi seseorang dan terkadang saya tidak bisa mencampuri urusan tersebut.

Cukup kesal dengan orang yang mengejar nilai dengan mengorbankan segala hal di sekelilingnya. Sungguh di-BUTA-kan oleh NILAI. Argh! Inilah kenapa saya tidak ingin hal ini terjadi dengan anggota divisi Kreativitas khususnya.

.

.

IQ is useless without great EQ !

Walaupun kamu pintar, namun tidak bisa bekerja sama dengan baik, tidak bisa menghadapi masalah yang datang, tidak bijak dalam me-manage waktu dengan baik, tidak bisa berkomunikasi dengan ramah, tidak bisa bersikap sopan, tidak bisa diperintah, dan tidak bisa bertindak secara nyata dan jujur, yah terus terang saya lebih memilih orang yang BODOH untuk dijadikan partner dan saya bisa mencoba untuk menjadikannya orang yang berkarakter baik, sopan, ramah dan bertanggung jawab dibandingkan orang pintar yang tidak egois dan sombong.

Beberapa hari telah berlalu setelah rapat tersebut. Saya ingin melihat bagaimana perkembangan divisi ini melanjutkan langkah berikutnya. Target yang saya berikan untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka adalah 5 November, dan saya tetap memberikan kesempatan untuk melakukan diskusi bersama jika ada yang perlu dipertanyakan alias bingung.

Yah, semoga mereka bisa menyimpan perasaan “semangat” mereka saat melamar menjadi pengurus BITSMIKRO. Semoga tujuan mereka melamar menjadi pengurus bukanlah semata-mata perasaan ingin tahu, ingin terkenal, ingin mencoba, ikut-ikutan teman, ingin tampak lebih keren, dan ingin sebuah status yang lebih tinggi. Jika ada pemikiran seperti itu, semoga seiring berjalannya waktu, pemikiran tersebut bisa dikurangi dan bisa mengerti apa pentingnya EQ.

Saya yakin, “Orang bisa berubah dan bisa menjadi lebih baik dari yang sekarang!”

.

.

Yah, let’s see how this CREATIVITY division can run their responsibility with their creative plans and in a good way of management!

.

Good luck (:

Advertisements